KAMIS, 18 FEBRUARI 2010 | 09:11 WITA | 597607 Hits
Share |

Usus Turun Lebih Banyak Serang Pria

HERNIA lebih dikenal dengan nama usus turun. Istilah ini berasal dari bahasa Latin, herniae, yaitu menonjolnya isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah di dinding rongga. Dinding rongga yang lemah itu membentuk suatu kantong dengan pintu berupa cincin. Gangguan ini sering terjadi di daerah perut dengan isi yang ke luar berupa bagian dari usus.

Ketua Program Studi Bedah Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS), Dr Ibrahim Labeda,SpB-KBD, mengatakan, hernia merupakan satu penyakit yang disebabkan adanya semacam gangguan. Kemudian ada keluhan yang dirasakan mulai dari yang ringan hingga yang berat.

"Pada dasarnya hernia merupakan isi rongga perut yang ke luar melalui suatu celah di dinding perut, keluhan berat yang timbul disebabkan oleh terjepitnya isi perut tersebut pada celah yang dilaluinya. Jika masih ringan, penonjolan yang ada dapat hilang-timbul.

Benjolan yang ada tidak dirasakan nyeri atau hanya sedikit nyeri dan timbul jika kita mengedan, batuk, atau mengangkat beban berat. Biasanya tonjolan dapat hilang jika kita beristirahat," katanya.

Koordinator IRD Bedah RSWS ini mengungkapkan bahwa penyakit hernia ini umumnya lebih banyak menyerang kaum lelaki. "Ya, hal ini disebabkan oleh posisi tubuh atau anatomi. Meskipun ada juga perempuan yang kerap diserang penyakit hernia internal, tetapi tidak banyak.

Ciri-cirinya adalah perempuan kurus, banyak kali melahirkan dan usianya sekitar 45 tahun ke atas, biasa disebut dengan hernia obturatoria. Ini mungkin dikarenakan ia kurus sehingga lebih mudah untuk tembus," katanya.

Terkait pembagiannya, penyakit hernia pada laki-laki terbagi dua yaitu eksternal dan internal. "Penyakit hernia itu ada beberapa macam, ada yang disebut hernia inguinalis lateralis atau scrotale, hernia femorales, hernia umbilikalis, dan hernia insisional," katanya menguraikan.

Penyebab terjadinya hernia ini dikarenakan adanya gangguan di dalam tubuh yang seharusnya ditutup sejak lahir, tapi tidak ditutup. "Bisa juga dikarenakan adanya sedikit masalah yang membuat adanya celah, sehingga ketika orang batuk, mengedan, lari atau aktivitas lainnya yang mendorong usus turun ke dalam celah tersebut.

Semakin lama usus itu tergesek ke bawah dia akan semakin menurun, dan akan terasa pada saat dewasa. Jika laki-laki yang terserang hernia inguinalis lateralis maka usus akan menembus turun ke buah pelir," katanya.

Koordinator Sistem Gastro Entero Hepatologi FK UH ini mengatakan, bukan hanya laki-laki yang terserang hernia, melainkan juga perempuan. Jika perempuan yang terserang, biasanya disebut hernia labialis.

Ia menambahkan bahwa tak ada pencegahan dan obat yang bisa diberikan pada penderita hernia. "Jalan satu-satunya yaitu dengan operasi. Karena usus yang ke luar itu terjepit di celah tempatnya ke luar, maka harus dipotong atau dioperasi. Salah satunya dengan cara yang pernah kami lakukan dengan operasi kugel. Hanya saja biayanya mahal," katanya. (*)

KOMENTAR BERITA "Usus Turun Lebih Banyak Serang Pria"


Redaksi: redaksi@fajar.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi Mustafa Kufung di mus@fajar.co.id
Telepon 0411-441441 (ext.1437).